Melewatkan sahur bikin puasa terasa jauh lebih berat. Masalahnya, bangun di dini hari bertentangan dengan jam tubuh kita. Berikut tips supaya kamu tetap bangun sahur, bahkan di minggu pertama Ramadan.
1. Geser jam tidur lebih awal
Kalau biasanya tidur jam 23.00, coba mulai tidur jam 21.30–22.00 selama Ramadan. Tidur cukup sebelum sahur membuat bangun jauh lebih mudah.
2. Pasang alarm yang tidak bisa dimatikan sambil tidur
Jam 3 pagi adalah waktu paling mudah mematikan alarm tanpa sadar. Pakai alarm yang menuntut tindakan, seperti misi foto, soal matematika, atau gerakan, supaya kamu benar-benar terjaga sebelum alarm diam.
3. Pilih suara alarm yang "nendang"
Suara lembut gampang tenggelam. Suara keras atau lucu, seperti teriakan "SAHUR!" khas bapak-bapak kampung, justru membuat kamu langsung melek.
Di Bangunin ada suara khusus sahur seperti Tung Tung Tung Sahur dan Bapak Bangunin Sahur, plus misi yang harus diselesaikan sebelum alarm diam.
4. Siapkan makanan sahur dari malam
Kalau makanan sudah siap, rasa malas bangun berkurang. Kamu tahu begitu bangun, tinggal makan.
5. Taruh HP di luar jangkauan
Paksa dirimu berdiri untuk mematikan alarm. Begitu berdiri, kemungkinan kembali tidur turun jauh.
6. Pasang pengecekan ulang
Bahaya terbesar saat sahur adalah bangun, mematikan alarm, lalu tertidur lagi di kasur. Pasang pengingat beberapa menit setelahnya, atau gunakan fitur yang membunyikan alarm lagi kalau kamu tidak merespons.
7. Bangun bersama keluarga atau teman
Saling membangunkan lewat telepon atau chat membuat semua orang lebih bertanggung jawab.
8. Tidur siang singkat
Tidur siang 15–20 menit membantu menutup kekurangan tidur selama Ramadan tanpa membuatmu susah tidur di malam hari.
Kesimpulan
Bangun sahur jadi jauh lebih mudah dengan jam tidur yang lebih awal, alarm yang benar-benar membangunkan, dan persiapan dari malam. Semoga puasamu lancar!
Alarm yang nggak bisa dimatiin sambil tidur
Bangunin baru diam setelah kamu selesaikan misi bangun. Coba gratis sekarang.